di ,

Pelatih Singapura Kecewa Berat, Strategi Timnas Mobile Legends Indonesia Bocor!

Ini membuat pelatih timnas asal singapura, James Chen, kecewa berat karena strategi timnas Mobile Legends untuk SEA Games 2022 Bocor.

Pelatih Timnas Indonesia Mobile Legends, James Chen mengaku merasa kesal dan sangat kecewa dengan adanya video rekaman latihan atau scrim antara tim nasional Indonesia vs ONIC PH.

Rekaman video tersebut ditayangkan di Youtube dan diunggah oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tentunya kejadian ini akan sangat merugikan timnas Indonesia

Pelatih asal Singapura itu bahkan sempat mengomentari langsung unggahan video ilegal tersebut.

James Chen mengaku kesal dan marah dengan mengatakan negara lain dapat melihat draft dan gameplay latihan timnas Indonesia yang sedang mempersiapkan untuk SEA Games 2022.

Selain itu, James juga mengatakan hal yang sama akan berlaku untuk tim ONIC PH yang akan mewakili Filipina dan berlaga di babak play off MPL PH.

“Tolong delete, player Timnas sudah nggak livestream, dan kita harus respect ONIC PH juga enggak sih, orang ada MPL juga,” tulis James Chen di kolom komentar YouTube.

“Kamu mau cari content click bait enggak apa-apa, tapi mengunggah ini, serius?” tambah eks pelatih RRQ Hoshi tersebut.

Meskipun video scrim sudah diambil oleh pengguna pertama yang meng-upload video tersebut. Namun, konten tersebut telah di re-upload oleh pengguna lain dan masih dapat merugikan Timnas.

Padahal, tim nasional mobile legends Indonesia ingin bersikap tenang jelang SEA Games 2022 guna meraih medali emas di cabang olahraga E-sport

Walau Dicoret, Esports Bidik 6 Medali Emas SEA Games

Polemik cabang olahraga E-sport Indonesia masih terjadi saat persiapan Menuju SEA Games 2022. Selain bocornya latihan timnas Mobile Legends Indonesia, ada beberapa cabang olahraga yang di coret

Sebagai mana yang kita ketahui, ada sepuluh nomor eSports tersedia di SEA Games 2022. Namun, indonesia hanya dapat berpartisipasi di 5 nomer game saja.

Adapun game eSports yang telah dihapus dari keikutsertaan adalah Arena of Valor (AOV), League of Legends PC, League of Legends: Wild Rift untuk pria dan juga untuk wanita.

Sementara lima game eSports yang kini dipertahankan adalah Mobile Legends, PUBG Mobile Solo, PUBG Mobile Team, Cross Fire, Free Fire, dan FIFA Online 4.

Namun demikian, angin segar dari cabang olahraga. Jika tujuan sebelumnya mereka menargetkan adalah lima emas, sekarang mereka meningkatkan menjadi enam emas.

Target tersebut diucapkan Ketua Harian Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Bambang Sunarwibowo, didampingi Ketua Badan Timnas Esports Indonesia, Ibnu Riza.

“Kami optimistis bisa meraih enam medali emas. Peningkatan target ini berdasarkan analisis tim pelatih saat melihat progres atlet di seleksi pelatnas tahap dua ini.”

“Sebab, mereka yang tahu pasti setelah melihat pertandingan, uji coba dengan beberapa negara, dan hasilnya ada peningkatan kemampuan,” ujar Bambang.

“Saya berharap, atlet-atlet ini dapat mengibarkan nama besar eSports,” tukas Bambang saat kedatangan rombongan CdM Indonesia di SEA Games 2022, Rabu (13/4/22)

Anggaran Minim SEA Games 2022

Persoalan anggaran yang minim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, akhirnya membuat empat nomor eSports batal bertanding di ajang SEA Games 2022 nanti.

Ya, Kementerian Pemuda dan Olahraga telah mengurangi anggaran untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2022, karena agenda ini sebenarnya untuk 2021, tetapi ditunda.

Alhasil, agenda olahraga multievent yang akan diikuti oleh Indonesia di tahun ini pun sudah menumpuk. Oleh karena itu, pembagian anggaran perlu disesuaikan kembali.

Kementerian Pemuda dan Olahraga memutuskan untuk memangkas anggaran SEA Games dan memaksimalkannya pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Bagaimana menurut kamu?

600 Points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

GIPHY App Key not set. Please check settings

Jangan Khawatir! Inilah Deretan Counter Hero X-Borg Mobile Legends!

META Terpopuler Di Setiap Season MPL Indonesia