di

Setelah Dikalahkan ONIC Esports Di Final Lower Bracket, Coach Aura Fire Isyaratkan Mundur?

MPL Season 9 adalah musim kompetisi terbaik Aura Fire sejauh ini. Tidak ada lagi label badut yang menyerang mereka, kecuali dukungan penuh dari para penggemar Mobile Legends. Meski gagal menuntaskan misi Giant Slayer karena dipulangkan ONIC Esports di babak final lower bracket, Aura patut berbangga bisa berada di posisi tiga besar MPL S9.

Kekalahan tersebut tentu sangat menyakitkan. Godiva yang duduk di ruang santai MPL Arena, mencoba meyakinkan dirinya dengan berkata “Sudah biasa kalah, ini juga biasa,” Namun, kekalahan ini sangat berbeda, terutama karena mereka sudah dekat dengan final dan mungkin memenangkan MPL. Pelatih Aura Fire Reza Pahlevi baru-baru ini mengunggah Instastory. Dia mengindikasikan bahwa musim ini akan menjadi yang terakhir baginya.

“Sepertinya, ini akan jadi musim terakhirku,” terjemahan dari tulisan Reza di Instastory. Berawal dari manajer tim, Reza mengambil resiko dengan jadi pelatih. Lambat laun ia menaikan kualitas Aura Fire dari tim badut jadi lawan yang disegani.

Reza meraih gelar Best coach di MPL S9. Dua anak asuhnya juga memenangkan gelar First Team Jungler dan Most Improved Player season ini. Duet Reza dengan Tezet sebagai pelatih dan analis berperan besar untuk prestasi Aura Fire.

Sayang sekali jika Aura harus menjalani perombakan ketika mereka sudah berada di jalur yang benar. Aura terancam kehilangan chemistry lagi jika Reza benar-benar pergi. Namun, banyak netizen yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan Reza. Beberapa orang mengira itu adalah lelucon Aura Fire seperti sebelumnya.

Qeira sempat bilang bakal mundur dari dari Aura Fire, tapi dia baru saja mengganti namanya menjadi Fluffy. Diduga Reza Pahlevi akan melakukan hal yang sama. Apakah kalian setuju kalau Reza mengundurkan diri sebagai coach Aura Fire?

Bagaimana menurut kamu?

600 Points
Upvote Downvote

Tinggalkan Balasan

GIPHY App Key not set. Please check settings

Tips cara memainkan Grock di Posisi Midlane Ala Vyn

Todak Ciku Akui Tim Indonesia Sebagai Lawan Yang Berat Bagi Tim-nya